Ikuti Saya di:
Showing posts with label implementasi. Show all posts
Showing posts with label implementasi. Show all posts
AYU AZHARI MW JADI BUPATI, SUKABUMI MW JADI APA??

Dikabulkannya Berkas pengajuan Pencalonan ayu azhari menjadi bupati, sungguh ironis, bagaimana tidak, serang artis dengan kehidupan yangserba ngak jelas, biografi yang tidak jelas, sikap kepemimpinan yang tidak jelas, tidak usah jauh-jauh coba anda semua yang baca artikel ini search/cari di google kata kunci ayu azhari saya yakin yang keluar ribuan bahkan juataan fotonya yang sangat tidak layak dilihat publik, artis yang berkamuflase dengan memakai jilbab ini juga memiliki hobby yang sama sekali tidak menggambarkan seorang pemimpin,



Menurut pengakuan ayu a pada reporter Disctarra.Com," ia sering merasa kesepian di rumah. Kalau sudah begini biasanya Sarah membuka internet untuk chatting dengan kenalan baru di Eropa dan juga teman-temannya di Amerika. Kebiasaan ini terus saja melekat hingga kini dan ia sangat kerajingan sekali."(http://rexyo743.blogspot.com/2009/05/biografi-ayu-sarah-dan-rahma-azhari.html), apakah ini seorang pemimpin yang akan mengayomi rakyatnya sedangkan dia lupa siapa dirinya

Banyak orang barangkali belum menyadari bahwa kondisi dunia dewasa ini ialah dalam kondisi dimana hampir segenap tanda-tanda kecil Kiamat yang diprediksikan oleh Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam telah bermunculan semua. Coba perhatikan beberapa contoh tanda-tanda kecil Kiamat berikut ini:

# Dan perceraian banyak terjadi ويكثر الطلاق
# Dan banyak terjadi kematian mendadak (tiba-tiba) و الموت الفجاء
# Dan banyak mushaf diberi hiasan (ornamen) و حلية المصاحف
# Dan masjid-masjid dibangun megah-megah و زخرفت المساجد
# Dan berbagai perjanjian dan transaksi dilanggar sepihak و نقضت العهود
# Dan berbagai peralatan musik dimainkan و استعملت المأزف
# Dan berbagai jenis khamr diminum manusia و شربت الخمور
# Dan perzinaan dilakukan terang-terangan و فخش الزنا
# Dan para pengkhianat dipercaya (diberi jabatan kepemimpinan) و اؤتمن الخائن
# Dan orang yang amanah dianggap pengkhianat (penjahat/teroris) و خون الأمين
# Tersebarnya Pena (banyak buku diterbitkan) ظهور القلم
# Pasar-pasar (Mall, Plaza, Supermarket) Berdekatan تتقارب الأسواق
# Penumpahan darah dianggap ringan استخفاف بالدم
# Makan riba أكل الربا

tulisan ini menolak keras pornografi dalam segala hal, dan segala bidang, kita ketahui bersama banyak beredar di internet keywords yang memiliki daya tarik tinggi contohnya : Video Panas Ayu ting-ting, Cerita seks, Download Bokep 3gp, Download video perawan, Bokep Perawan, Cerita seks, Cerita Panas, Cerita Pemerkosaan, dan masih banyak sekali keywords yang memiliki daya tari tinggi bagi kaula remaja ,

yang terjadi? sangat sedikit peminat atau visitornnya, lantas mau jadi apa bangsa kita, jika kesadaran menuntut agama atau memperdalam agama minim, bahkan tidak ada

satPOL PP indonesia dan tingkah lakunya yang menjikikkan

Satu lagi yang menandakan bahwa suplementasi penegakan hukum dinegara kita tak ubahnya bangkai berbaju rapi, betapa tidak satuan polisi pamong praja (POL PP), yang seharusnya sesuai dengan namanya PAMONG PRAJA tapi kenyataannya berbalik,sebut saja kasus terbakarnya bayi berusia 4 tahun Siti Horiyah dalam razia PKL (Pedagang Kaki Lima) oleh Satpol PP Surabaya di kawasan Jl Pemuda, jelas sekali menandakan bahwa POL PP yang berseragam resmi itu tak ubahnya bangkai yang berhamburan


para saksi menyebutkan bahwa Wahyudi-lah yang menarik rambut Sumariyah, 22, saat akan menangkap penjual pentol itu ketika razia baru mulai. Sumariyah adalah ibu kandung Horiyah.

Akibat tindakan itu, pegangan Sumariyah terhadap gerobaknya lepas, sehingga gerobak berisi pentol dan kuah itu terguling dan terbakar karena minyak kompor di dalam gerobak tumpah.
Horiyah yang duduk di atas gerobak disambar api dan tersiram kuah panas yang merendam pentol. Tubuhnya mengalami luka bakar sampai 67 persen dan hingga kemarin masih berada dalam kondisi kritis di RSU dr Soetomo.


”Hasil pemeriksaan hingga hari ini (kemarin, red), baru satu orang yang dinyatakan sebagai tersangka, yakni Wadanton Satpol bernama Wahyudi,” ungkap Kapolresta Surabaya Selatan, AKBP Lakoni Wira Negara, Selasa (12/5)..

Lakoni mengatakan, Wahyudi dianggap lalai sehingga mencelakakan orang lain, dan dia dijerat dengan pasal 360 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara. Selain itu, Wahyudi juga dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Meski telah dinyatakan tersangka, Wahyudi tidak ditahan. Alasannya, kata Lakoni, selama pemeriksaan Wahyudi bersikap kooperatif. Dia mengakui melakukan tindakan terhadap Sumariyah karena tugas, dan menyatakan tidak akan melarikan diri.

”Tapi kami akan terus melakukan perundingan dulu dengan penyidik untuk melihat hasil pemeriksaan lanjutan terkait keputusan ditahan atau tidak ditahan,” imbuh Lakoni.
Penetapan Wahyudi sebagai tersangka ini, terutama setelah keterangan Sumariyah menyebut jelas bahwa Wadanton itu tidak peduli ketika Horiyah terjatuh dan terbakar akibat gerobak terguling.

”Pak Yudi meneng, gak nulung anakku pas tibo ( Pak Yudi diam, tidak menolong saat anak saya jatuh, red),” kata Sumariyah dalam bahasa Jawa berlogat Madura, seperti yang ditirukan petugas.

Kemarin, ketika ditemui Surya, Sumariyah tampak masih shock. Wanita berambut panjang itu terlihat bingung, stres dan terus menangis sambil menunggui anaknya di luar ruangan ROI IRD RSU Dr Soetomo. Sambil terus menangis, Sumariyah yang menjadi pusat perhatian pengunjung IRD, beberapa kali tak sadarkan diri.

`Anak saya bagaimana, anak saya bagaimana`, kalimat itu terus ia ucapkan ketika sadar.
Ia tidak lagi mempedulikan kondisi pakaiannnya yang acak-acakan dan kedua tangannya yang masih dibalut perban karena luka bakar.
Melihat kondisi Sumariyah itu, suami dan keluarganya mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka hanya bisa memberi semangat dengan mengatakan anaknya akan segera sembuh.
Kata Mat Aqi, suami Sumariyah, dirinya hanya ingin Horiyah segera sembuh. “Urusan lain ya biar jadi urusan berikutnya,” tegasnya.

Karena gerobak dagangan pentolnya terbakar habis, kini Mat Aqi dan Sumariyah tidak memiliki sumber penghasilan lagi. “Biasanya penghasilan cuma sekitar Rp 20.000. Kalau ramai bisa Rp 25.000. Tapi sekarang ya tidak bisa apa-apa,” ungkap Mat. Sehari kemarin ia habiskan waktu di IRD RSU Dr Soetomo.

Sementara itu, kondisi Siti Horiyah masih kritis. Menurut keterangan Haliki, kakak Sumariyah, kondisi Horiyah masih belum stabil. Haliki yang diberi kesempatan melihat langsung Horiyah di ruang ROI menyatakan, bocah perempuan itu setiap saat sadar dan kemudian tidak sadarkan diri lagi.

“Saat sadar, dia minta digendong. Bagian wajah, dada dan tangannya masih diperban,” kata Haliki.
Kepala Satpol PP Kota Surabaya Utomo hingga Selasa (12/5) sore mengaku belum mengetahui bahwa Wahyudi telah ditetapkan sebagai tersangka. Utomo malah masih yakin anak buahnya itu hanya sebatas saksi.
“Jangan berandai-andailah wong tadi dia baru saksi kok,” katanya.

Terkait masalah hukum ini, Utomo menyerahkannya kepada pihak kepolisian untuk mengusutnya dan dia tidak akan mencampurinya. Utomo juga tidak akan memberikan advokasi terhadap anak buahnya. Dia menyerahkan kasus itu ke inspektorat (badan pengawas) Pemkot Surabaya.

Namun, Utomo mencoba membela anak buahnya. Ia mengatakan, terbakarnya Horiyah bukan disebabkan oleh ulah anak buahnya. Saat kejadian berlangsung, kata dia, anak buahnya masih berada di atas mobil patroli dan belum melakukan penertiban.

huh hukum di indonesia memamang seperti itu UDAH TAU SALAH MASIH AJA NGELESSSS

Empowerment of Women

Introduction
In parallel at the national Conference of Social Welfare III conducted by the National Board of Indonesia for the Social Welfare (DNIKS) in Bukit Tingggi, conducted with the workshop topics that the committee has been set. The glow of a record in the workshop will write in the News Bulletin Social BKKKS East Java. For the initial phase of this topic will be written for Women, as well as in the framework of Mother's Day on 22 December 2005.




Four speaker workshops, namely, Setyasih Priherlina Vice Chairman of Commission IV DPRD Batam, the material causes for Women; Modesta Sutopo, head of Social, Health and Welfare (KOWANI), paper manyampaikan Factors resistor for Women; Aryo Good, S. Sos , M. Soc, Vice Chairman of the National Council of Social Welfare for Indonesia (DNIKS) submit material for Women's Empowerment through Microfinance: a Poverty Reduction Efforts and Khairil Ansari members of the Board of Indonesia for the National Social Welfare (DNIKS), the material Diversion Language and Gender in Education: The cause of decline as the dignity and dignity of women. Following summary notes made by the Mother She Djoemra, Soetardjo mother, Mrs. April and Mrs. Erna Christien with editing redaksi.Pemberdayaan Women
Empowerment of Women is a women's efforts to gain access and control over resources, economic, political, sosialbudaya, so that women can organize themselves and increase self confidence are able to contribute and participate actively in solving the problem, so is able to build the capacity and the concept itself.
Setyasih decipher, the facts show that the position of women in Indonesia have ketertingggalan equity. Dropping this include low education and skills, the Maternal Mortality (AKI) is still high, the low productivity of economic activities of women, the low political participation of women in legislative and executive institutions, and social and cultural environment that is not conducive. The causes of dropping terdiskriminasi and women in Indonesia is due to: the values and patriarchal culture, laws and regulations that discriminatory system of discriminatory, the religious teachings of the bias. According Setyasih, the empowerment of women is important. This is mainly because the need to: dihargainya women as human rights, justice and development for gender equality, maternal mortality reduction, the development of human resources, development of social-political and economic balance, social development and the need for a non-discriminatory culture.

Therefore, according to Setyasih forward, and there are some potential opportunities in the empowerment of women. First, maraknya women's organizations and forums that a woman, where members are dominated by women, is one indicator that the potential of women is very large. This forum has many opportunities to be developed into a venue for women to develop themselves and to develop an understanding of the importance of the role of women in all aspects of life. Second, the social activities undertaken by many women, also provide opportunities for women to increase awareness and enhance political participation and representation / political representation of women at the same time develop the political discourse of a woman. Third, women who do social activities have more opportunity for discussion, deliberation, increase knowledge, dialogue, and engage in organized. Most important points in this case is a woman can do? Bargaining position. Fourth, social activities, followed by the popularity of women is also an asset in the form of a network, formed at the union effective in the commitment to make a change and determine a selection together. Fifth, to optimize the potential of women, who have roots in the region rumpuh (grass roots) through social activities, making it possible to change the culture / the pattern of policy which have to be top down bottom up.

From the practical point of view, the empowerment of women can be understood as an effort to eliminate what the obstacle for the success of the empowerment of women. According to Modesta Sutopo, some of the most strategic factors as the resistor is discriminatory education, health, gender is not berkeadilan and domestic violence. Therefore education activities that are required in order to remove the violence against women to enhance women's empowerment, among others: education justice and gender equality, education-conscious law (women will know their obligations and rights), education and skills development, guidance and religious counseling, and education pranikah.
AKI in the field of health are still high, namely 421 out of 100,000 people live births. Diperkirangan every 25 minutes one person dies due to maternal complications of pregnancy, abortion or childbirth. In many poor families found work load imbalance of men and women, where women's work is far more severe and often does not diperhitungakan pekerjaanya. Meanwhile, women get the nutrients that are far worse than the family members of men. This is related to the patriarchal values that favor the interests of men.

Empowerment of Women through SMEs
Good Aryo provide views of DNIKS, that the empowerment of women can be done through microfinance activities (small medium business / SMEs). According Aryo, in general, there are three important issues that may emerge from the small medium businesses, namely: women can use the savings and micro-credit for productive economic (economic development) or micro enterprises, contributing to the increase in economic welfare to encourage the role of women in the decision-making in the family, with the increasing economic role of women can bring a change in gender roles and increased status in the household, community and the level is higher (on a larger scale of political and social change).
As a conclusion Aryo says, microfinance is one of the strategies that can provide the solution of problems faced by women and also the entry point for programs that aim to empower women, families and communities.

Gender Bias
Khairil Ansari to Amini-speaker before the speaker said that one of the factors barricade the empowerment of women is the gender bias. Dimasyarakat gender bias exist in the use of language revealed in the following: the name of a family status / marriage (to preserve the existence of family / customary to include the name of the father and the mother is not the name behind the name of child), and the existence of the designation of the action (for a masculine king forest, a feminine goddess of the night. It is also associated with a harassment dignity: WTS only for women only, while for men with the same profession have not yet sebutannya) Next menerut Ansari, also the concept of dignity degradation (a working mother / career woman who has revenue is higher than her husband but admitted only to assist the husband). Bias also occurs because of gender restrictions berkebebasan, keniscayaan structure due to the cultural conventions, and lack of freedom of expression initiatives in the communication.

Education that should be sterile from gender bias and can make changes as it functions as the agent of change, according to Ansari, the land would become fertile place sustainability gender. Build community stereotype for what a reasonable man, and what may be done by women. Therefore, most often we read in the book are examples of the car engine to improve the father and mother sewing clothes.
Gender-bias problems that occur in language and education, is not a simple issue. This is because dealing with the cultural aspects and views of life in Indonesian society, which eventually jump in the various aspects of life. Many of the changes that are expected to occur, always oriented to the changes in society itself. Where these changes have a time dimension that does not change quickly. Fore expected to minimize the distortions that, so hopefully will be able to lift the dignity and the dignity of women.

akhirnya projecku kelar satu persatu

3 hari ini aku jarang tidur 4 blog yang aku garab www.gerbongmaut.co.cc itu salah satunya, ya walau agak menguras tenaga, tapi ku bangga, ku ingin suatu saat nanti bondoso akan menjadi kota blog, tau ngak blog aku keliling2 6 hari ini malang, surabaya,sidoarjo,malang lagi, gempol, and terakhir ku balik deh ke markas


disamping itu ku juga lega semua tugas dari kul selesai,,,eh blog bulan depan aku pulang,,,,he he he doakan yeee

akhirnya muncul juga

hampir 6 bulan kayaknya gue mencari sesuatu namun ngak ada kabarkayak ngilang tanpa jejak.pas tadi lagi buka FS ternyata ada comment dari ini yang ku cari...??kemana aja dia ya.....sebenarnya ni posting testimoni aja secara sumpek gue palagi kemarin host-spot kampus lagi gangguan..hmmm harus ke warnet lagi, tapi ada juga hikmah ke warnet bukatinya yang biasanya geu ngak pernah comment lagi.jadi commad sekarang o ya blog kamu nanya ma gue sapa yang baru inget ma ku itu nih tak kasih photonya. toh juga orangnya pasti ngunjungiblog ini juga


BAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA ni blog orangnya yang menghilang tanpa jejak...???tapi ku yakin akan suatu hal dan kalimat yang sring ku ucapkan padanya :
(__:____:__:__:__) ayo tebak apa blog????
yeeeee lu ngak kan bisa jawab lu kanblog...taunya diam aja.....biar aja deh ku tanya aja ma orangnya masih inget ngak

hei masih inget ngak apa:????

(__:____:__:__:__)

kalo inget ketik di bawah comment kalo ngak ya close ja ni web